WiFi Murah 100 Ribu Per Bulan: Panduan Lengkap Pilih Internet Hemat untuk Rumah

Author Teknologi

Cari paket WiFi murah 100 ribu per bulan tapi bingung mau pilih provider mana? Kamu nggak sendirian. Banyak orang yang pengen internet rumah stabil tapi budget terbatas. Kabar baiknya, sekarang ada banyak pilihan paket internet dengan harga terjangkau di kisaran 100 ribuan yang cocok buat kebutuhan sehari-hari.

Artikel ini akan kasih panduan lengkap tentang WiFi murah 100 ribu per bulan, mulai dari provider yang tersedia, cara daftar, sampai tips memilih paket yang paling sesuai kebutuhanmu.

Daftar Isi

Kenapa Pilih Paket WiFi 100 Ribu Per Bulan?

Paket WiFi dengan harga 100 ribu per bulan adalah sweet spot antara harga terjangkau dan kualitas yang cukup untuk kebutuhan dasar. Budget segini cocok banget buat kamu yang cuma butuh internet untuk browsing, streaming video standar, atau kerja remote dengan aktivitas ringan.

Dengan harga segini, kamu biasanya sudah dapat kecepatan 10-30 Mbps yang cukup untuk 2-4 perangkat sekaligus. Lebih hemat daripada pakai kuota HP terus-terusan yang bisa habis ratusan ribu per bulan.

Paket ini juga ideal buat mahasiswa kos, keluarga kecil, atau freelancer yang budget internetnya terbatas tapi tetap butuh koneksi stabil.

Provider WiFi Murah yang Tersedia

Sekarang ada beberapa provider internet yang menawarkan paket di kisaran harga 100 ribuan. Berikut pilihan yang bisa kamu pertimbangkan:

IndiHome (Telkom)

IndiHome punya paket Internet Only Eznet Telkomsel mulai dari 100 ribu-an dengan kecepatan up to 20 Mbps. Keunggulannya adalah coverage area yang luas, hampir semua wilayah di Indonesia sudah terjangkau jaringan Telkom.

Cocok buat yang tinggal di daerah yang belum banyak provider lain. Stabilitasnya juga lumayan konsisten karena pakai kabel fiber optik.

Biznet Home

Biznet menawarkan paket Home 0D mulai dari 100 ribuan dengan kecepatan up to 100 Mbps. Kelebihannya adalah kecepatan upload dan download yang seimbang, cocok buat content creator atau yang sering upload file besar.

Sayangnya coverage area masih terbatas, kebanyakan di area perkotaan seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya.

MNC Play (Indihome Partnership)

MNC Play menawarkan paket internet dengan harga mulai 100 ribuan, kadang ada promo bundle dengan TV kabel. Kecepatan standarnya up to 50 Mbps.

Cocok buat yang suka nonton TV kabel sambil pakai internet. Coverage juga lumayan luas di kota-kota besar.

Oxygen.id

Oxygen.id adalah provider baru yang fokus ke segmen budget-friendly. Mereka punya paket Suka-suka dengan harga 133 ribu per 14 hari dengan kecepatan 150 Mbps.

Kelebihannya adalah proses instalasi yang cepat dan nggak ada biaya aktivasi mahal. Tapi coverage masih terbatas di beberapa kota.

Cara Daftar WiFi Murah: Langkah demi Langkah

Berikut tutorial lengkap cara daftar paket WiFi murah 100 ribu per bulan:

Langkah 1: Cek Coverage Area Provider

Sebelum daftar, pastikan dulu provider pilihanmu sudah ada di area tempat tinggalmu. Caranya gampang, kunjungi website resmi provider atau hubungi customer service mereka.

Kasih tahu alamat lengkap kamu, mereka akan cek apakah jaringan sudah sampai ke lokasi kamu. Jangan sampai udah daftar tapi ternyata nggak bisa dipasang.

Langkah 2: Bandingkan Paket yang Tersedia

Kalau di area kamu ada beberapa provider, bandingkan dulu paket-paketnya. Perhatikan kecepatan internet, biaya instalasi, biaya bulanan, dan ada nggak biaya tambahan lain.

Cek juga review dari pengguna lain di area yang sama. Kadang kualitas internet bisa beda-beda tergantung lokasi meski provider sama.

Langkah 3: Pilih Paket yang Sesuai Kebutuhan

Sesuaikan dengan kebutuhanmu. Kalau cuma buat browsing dan streaming standar, 10-20 Mbps udah cukup. Tapi kalau sering meeting online atau download file besar, pilih yang minimal 30 Mbps.

Pertimbangkan juga jumlah pengguna di rumah. Kalau banyak yang pakai bareng, pilih paket dengan kecepatan lebih tinggi.

Langkah 4: Siapkan Dokumen yang Diperlukan

Biasanya kamu perlu siapkan KTP, kartu keluarga, dan bukti kepemilikan atau sewa rumah. Beberapa provider juga minta NPWP atau nomor rekening untuk pembayaran auto debit.

Langkah 5: Daftar Melalui Website atau Kantor Cabang

Kamu bisa daftar online lewat website resmi provider atau datang langsung ke kantor cabang terdekat. Daftar online biasanya lebih cepat dan kadang ada promo khusus.

Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar. Pastikan nomor HP dan email aktif karena akan dipakai untuk konfirmasi.

Beberapa provider memiliki ketentuan bahwa pembelian hanya bisa dilakukan melalui tim sales.

Langkah 6: Bayar Biaya Instalasi dan Administrasi

Setelah pendaftaran disetujui, kamu akan diminta bayar biaya instalasi dan administrasi awal. Besarannya bervariasi, ada yang gratis instalasi kalau lagi promo, ada yang kena biaya 100-500 ribu.

Tanyakan detail semua biaya di awal supaya nggak ada kejutan saat bayar.

Langkah 7: Jadwalkan Instalasi

Tim teknisi akan hubungi kamu untuk jadwal instalasi. Pilih waktu yang kamu free karena proses instalasi bisa makan waktu 2-4 jam.

Pastikan ada orang dewasa di rumah saat instalasi untuk tanda tangan dokumen dan terima peralatan.

Langkah 8: Proses Instalasi oleh Teknisi

Teknisi akan datang ke rumah untuk pasang kabel, modem, dan router. Mereka juga akan setting koneksi dan kasih tahu cara pakai modem.

Jangan lupa minta password WiFi dan catat username/password untuk login ke akun pelanggan.

Langkah 9: Test Koneksi Internet

Setelah instalasi selesai, langsung test koneksinya. Coba browsing, streaming video, dan cek kecepatan internet pakai speedtest.

Kalau ada masalah, langsung bilang ke teknisi sebelum mereka pergi supaya bisa diperbaiki saat itu juga.

Langkah 10: Atur Pembayaran Rutin

Pilih metode pembayaran yang paling mudah buat kamu, bisa auto debit, transfer bank, atau bayar di minimarket. Jangan sampai telat bayar karena bisa kena denda atau koneksi diputus.

Banyak provider kasih notifikasi sebelum jatuh tempo, aktifkan fitur ini supaya nggak lupa.

Tips Memilih Paket WiFi yang Tepat

Biar nggak nyesel setelah pasang, ikuti tips berikut:

  1. Sesuaikan dengan Aktivitas Online: Kalau cuma buat browsing dan social media, 10 Mbps udah cukup. Buat streaming HD atau kerja remote, minimal 20 Mbps. Kalau suka gaming online atau streaming 4K, pilih 40 Mbps ke atas.
  2. Perhatikan Fair Usage Policy (FUP): Beberapa paket punya FUP atau batas pemakaian. Setelah kuota tertentu, kecepatan bisa diturunkan. Cek apakah paket yang kamu pilih unlimited penuh atau ada batasannya.
  3. Tanya Soal Biaya Tersembunyi: Selain biaya bulanan, tanyakan biaya instalasi, biaya deposit modem, biaya aktivasi, dan biaya admin. Kadang ada biaya tambahan yang nggak disebutin di awal.
  4. Cek Kualitas Customer Service: Pilih provider dengan CS yang responsif. Kamu bakal butuh bantuan mereka kalau ada gangguan atau masalah teknis. Coba hubungi CS mereka dulu sebelum daftar.
  5. Baca Review Pengguna di Area Kamu: Review online bisa jadi panduan. Cari review spesifik dari orang yang tinggal di area atau kecamatan yang sama denganmu karena kualitas bisa beda tiap lokasi.
  6. Manfaatkan Masa Promo: Provider sering kasih promo diskon atau gratis instalasi di waktu-waktu tertentu. Tunggu momen ini buat daftar supaya lebih hemat.
  7. Pilih Provider dengan Teknologi Fiber Optik: Kalau tersedia, pilih yang pakai fiber optik. Koneksinya lebih stabil dan kencang dibanding teknologi kabel tembaga.

Pertanyaan Tentang Paket Internet Hemat

  1. Apakah WiFi murah 100 ribu per bulan cukup untuk kebutuhan sehari-hari? Ya, paket WiFi murah 100 ribu per bulan cukup untuk kebutuhan dasar seperti browsing, social media, streaming video kualitas standar, dan video call. Kalau kebutuannya cuma untuk 2-4 perangkat dengan pemakaian normal, kecepatan 10-20 Mbps yang biasa didapat di harga segini sudah memadai. Tapi kalau sering download file besar atau main game online berat, mungkin perlu paket lebih tinggi.
  2. Berapa kecepatan internet yang didapat dari WiFi 100 ribuan? Kecepatan internet WiFi murah 100 ribu per bulan biasanya berkisar antara 10-40 Mbps tergantung provider dan lokasi. IndiHome up to 20 Mbps, MNC Play up to 50 Mbps, sementara Biznet dan Oxygen.id bisa sampai 100-150 Mbps. Kecepatan aktual juga tergantung jam pemakaian dan kondisi jaringan di area kamu.
  3. Apakah ada biaya tambahan selain biaya bulanan? Ya, biasanya ada beberapa biaya tambahan. Biaya instalasi berkisar 100-500 ribu, tapi sering ada promo gratis instalasi. Beberapa provider juga minta biaya deposit modem sekitar 200-500 ribu yang akan dikembalikan kalau kamu berhenti berlangganan. Ada juga biaya admin dan materai saat pendaftaran sekitar 10-50 ribu. Pastikan tanya semua biaya di awal sebelum daftar.
  4. Bagaimana cara cek apakah lokasi saya sudah ter-cover provider tertentu? Cara paling mudah adalah kunjungi website resmi provider dan cari fitur "Cek Coverage" atau "Cek Ketersediaan". Masukkan alamat lengkap kamu, sistem akan otomatis cek. Alternatif lain, hubungi customer service via WhatsApp atau telepon dan kasih tahu alamat kamu. Mereka akan cek database dan kasih tahu dalam hitungan menit.
  5. Apakah WiFi 100 ribuan bisa untuk work from home dan meeting online? Bisa, asalkan kamu pilih paket dengan kecepatan minimal 20 Mbps. Untuk video call dan meeting online via Zoom atau Google Meet, direkomendasikan kecepatan 5-10 Mbps per perangkat. Jadi kalau cuma kamu yang pakai untuk WFH, paket 20 Mbps sudah lebih dari cukup. Tapi kalau ada anggota keluarga lain yang juga pakai internet bersamaan, pilih yang 30 Mbps ke atas biar nggak lag.
  6. Berapa lama proses instalasi WiFi setelah daftar? Proses instalasi biasanya memakan waktu 3-14 hari kerja setelah pendaftaran disetujui, tergantung antrean dan ketersediaan teknisi di area kamu. Beberapa provider seperti Oxygen.id bisa lebih cepat, ada yang sampai 1-3 hari. Proses instalasi di rumah sendiri sekitar 2-4 jam. Kalau perlu tarik kabel baru atau lokasi sulit dijangkau, bisa lebih lama.