Buruan Cek Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026

Author Finansial

Lagi nyari bank digital yang nawarin bunga deposito paling gede? Kamu tidak sendirian. Banyak orang sekarang mulai beralih ke bank digital karena prosesnya yang gampang, bisa diurus dari HP, dan yang paling penting bunganya seringkali lebih tinggi dari bank konvensional.

Tapi dengan banyaknya pilihan bank digital di Indonesia, mana yang sebenernya kasih bunga deposito tertinggi? Ayo simak artikel ini biar kamu bakal tau perbandingan lengkap bunga deposito bank digital terbaru, cara milih yang paling cocok, dan tips biar dapet untung maksimal.

Daftar Isi

Kenapa Bunga Deposito Bank Digital Lebih Tinggi?

Bank digital biasanya nawarin bunga deposito yang lebih tinggi dibanding bank konvensional. Kenapa bisa gitu?

  1. Biaya operasional lebih rendah. Bank digital tidak perlu bayar sewa gedung kantor cabang, gaji pegawai teller, atau biaya operasional fisik lainnya. Hemat biaya ini mereka bagikan ke nasabah dalam bentuk bunga yang lebih kompetitif.
  2. Strategi menarik nasabah baru. Banyak bank digital masih dalam fase pertumbuhan, jadi mereka kasih promo bunga tinggi buat narik nasabah sebanyak mungkin. Ini kesempatan bagus buat kita yang mau dapetin return maksimal.
  3. Proses yang lebih efisien. Semua serba digital dan otomatis, jadi bank bisa fokus kasih value lebih ke produk mereka ketimbang ngurusin hal administratif yang ribet.

Daftar Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026

Berikut perbandingan bunga deposito dari beberapa bank digital populer di Indonesia per Januari 2026:

Bank DigitalBunga DepositoTenor MinimalSetoral Minimal
Allo Bank5.50%1 bulanRp1.000.000
Bank Jago5.00% - 6.25%1 bulanRp1.000.000
Bank Neo Commerce5.00% - 7.50%7 hariRp100.000
Blu by BCA Digital3.50% - 4.75%1 bulanRp1.000.000
Krom6.50% - 8.25%2 mingguRp100.000
SeaBank3.75% - 6.00%1 bulanRp1.000.000
Superbank6.00% - 7.50%7 hariRp500.000

Catatan penting: Bunga deposito bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan bank dan kondisi ekonomi. Selalu cek langsung di aplikasi atau website resmi bank sebelum buka deposito.

Allo Bank

Allo Bank konsisten nawarin bunga deposito dengan suku bunga flat 5.5% untuk seluruh tenor. Aplikasinya user-friendly dan proses pembukaan deposito cuma butuh beberapa menit. Cocok buat kamu yang mau bunga tinggi dengan proses yang simpel.

allo-deposito
Allo Deposito

SeaBank

SeaBank juga jadi favorit karena bunga depositonya yang kompetitif, bisa sampai 7.00% dengan mengikuti Deposito Flash Deal di aplikasi SeaBank. Sebagai bagian dari ekosistem Sea Group (yang juga punya Shopee), SeaBank sering kasih promo menarik buat pengguna baru.

seabank-deposito
SeaBank Deposito

Blu by BCA Digital

Blu menawarkan suku bunga 3.5% hingga 4.75% dengan pilihan fitur ARO+ (Automatic Rollover Plus) dimana dana akumulasi dari dana pokok dan bunga akan otomatis diperpanjang saat tanggal jatuh tempo sehingga manfaat finansial deposito kamu semakin optimal.

Krom

Kamu cari deposito dengan bunga tertinggi? Krom pilihan terbaik bagi kamu. Krom memberikan penawaran bunga tertinggi dengan Krom Max hingga 8.25%. Kamu juga bisa memilih tenor singkat 2 minggu untuk deposito dari Krom.

Cara Membuka Deposito di Bank Digital

Proses buka deposito di bank digital jauh lebih gampang dibanding bank konvensional. Tidak perlu datang ke kantor cabang atau ngantri. Semua bisa dilakukan dari rumah lewat HP kamu.

Langkah 1: Download dan Daftar Aplikasi

Pertama, download aplikasi bank digital pilihan kamu dari Google Play Store atau App Store. Setelah itu, lakukan registrasi dengan menyiapkan:

  • KTP asli
  • Nomor HP aktif
  • Email
  • NPWP (untuk deposito di atas nominal tertentu)
  • Foto selfie

Proses verifikasi biasanya cuma butuh beberapa menit sampai beberapa jam, tergantung bank.

Langkah 2: Top Up Saldo

Setelah akun aktif, kamu perlu top up saldo dulu ke rekening bank digital kamu. Bisa lewat transfer dari bank lain, virtual account, atau lewat minimarket terdekat. Pastikan saldonya udah cukup sesuai minimal deposito yang kamu mau buka.

Langkah 3: Pilih Menu Deposito

Buka aplikasi, cari menu "Deposito" atau "Investasi". Biasanya ada di menu utama atau bagian produk. Setiap bank digital punya tampilan yang beda-beda, tapi umumnya mudah ditemukan.

Langkah 4: Tentukan Nominal dan Tenor

Pilih berapa uang yang mau kamu depositokan dan tenor yang kamu inginkan. Tenor adalah jangka waktu deposito, biasanya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan. Makin panjang tenornya, biasanya bunganya lebih tinggi.

Langkah 5: Konfirmasi dan Tunggu

Setelah semua diisi, konfirmasi transaksi. Deposito kamu akan langsung aktif dan kamu bakal dapet bukti penempatan deposito lewat aplikasi. Simpan bukti ini buat referensi kamu.

Langkah 6: Pantau Berkala

Kamu bisa cek status deposito kamu kapan aja lewat aplikasi. Bunga biasanya dikreditkan setiap bulan atau di akhir tenor, tergantung pilihan kamu waktu buka deposito.

Tips Memilih Bank Digital untuk Deposito

Jangan cuma lihat bunga tertinggi aja. Ada beberapa hal lain yang perlu kamu perhatiin:

  1. Pastikan terdaftar dan diawasi OJK. Ini paling penting. Bank yang tidak berizin OJK berisiko tinggi dan bisa merugikan kamu. Cek status izin di website resmi OJK atau langsung di aplikasi, biasanya ada logo OJK di bagian bawah.
  2. Cek dijamin LPS atau tidak. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan nasabah sampai Rp 2 miliar per nasabah per bank. Kalau bank kamu bermasalah, uang kamu tetap aman. Pastikan bank digital pilihan kamu masuk program penjaminan LPS.
  3. Bandingkan bunga untuk tenor yang sama. Jangan bandingkan bunga tenor 1 bulan dengan 12 bulan. Beda tenor, beda bunga. Bandingkan apel dengan apel biar fair.
  4. Pertimbangkan reputasi dan review pengguna. Cek rating aplikasi di Play Store atau App Store. Baca review dari pengguna lain. Kalau banyak komplain soal customer service atau proses pencairan yang ribet, better cari yang lain.
  5. Perhatikan biaya-biaya tersembunyi. Beberapa bank mungkin kasih bunga tinggi tapi potong biaya administrasi atau penalti kalau kamu cairkan sebelum jatuh tempo. Baca syarat dan ketentuan dengan teliti.
  6. Uji coba customer service. Sebelum masukin uang banyak, coba kontak customer service mereka. Tanya hal-hal detail soal produk deposito. Kalau responnya cepat dan helpful, itu pertanda bagus.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Deposito

Banyak orang yang baru pertama kali buka deposito sering bikin kesalahan-kesalahan ini:

  1. Tidak baca syarat dan ketentuan. Banyak yang langsung klik "Setuju" tanpa baca dulu. Padahal di situ ada info penting soal penalti pencairan dini, cara perhitungan bunga, dan pajak.
  2. Pilih tenor terlalu panjang. Kalau kamu belum yakin kapan butuh uang itu, jangan langsung pilih tenor 12 bulan. Mulai dari tenor pendek dulu, misalnya 1-3 bulan, biar lebih fleksibel.
  3. Lupa hitung pajak. Bunga deposito kena pajak 20% dari jumlah bunga bruto. Jadi bunga yang kamu terima itu udah dipotong pajak. Hitung bersihnya biar tidak kecewa.
  4. Tergiur promo sesaat. Beberapa bank kasih bunga tinggi cuma buat promo terbatas. Setelah promo selesai, bunganya bisa turun drastis. Tanya dulu berapa bunga normal-nya setelah promo berakhir.
  5. Tidak diversifikasi. Jangan taruh semua uang di satu bank. Spread ke beberapa bank yang beda biar lebih aman. Ingat, penjaminan LPS itu per bank, bukan per rekening.

Pertanyaan Tentang Deposito Bank Digital

  1. Berapa minimal deposito di bank digital? Minimal deposito di kebanyakan bank digital adalah Rp 1.000.000. Beberapa bank mungkin nawarin minimal lebih rendah untuk promo tertentu, tapi standarnya mulai dari satu juta rupiah.
  2. Apakah deposito bank digital aman? Aman, selama bank digital tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK serta tercakup dalam program penjaminan LPS. Deposito dijamin sampai Rp 2 miliar per nasabah per bank. Pastikan kamu cek status kedua hal ini sebelum buka deposito.
  3. Bagaimana cara mencairkan deposito sebelum jatuh tempo? Kamu bisa cairkan deposito sebelum jatuh tempo, tapi biasanya kena penalti. Besaran penalti beda-beda per bank, ada yang potong sebagian bunga, ada yang potong pokok. Prosesnya lewat aplikasi dengan pilih menu "Cairkan Deposito" atau hubungi customer service.
  4. Apakah bunga deposito kena pajak? Ya, bunga deposito kena pajak penghasilan (PPh) sebesar 20% dari jumlah bunga bruto (sebelum dipotong pajak). Pajak ini dipotong langsung oleh bank, jadi bunga yang masuk ke rekeningmu udah bersih.
  5. Bisa tidak buka deposito lebih dari satu di bank yang sama? Bisa. Kamu bisa buka beberapa deposito dengan nominal dan tenor berbeda di satu bank yang sama. Ini berguna kalau kamu mau diversifikasi jatuh tempo biar tidak semua uang kamu terkunci di waktu yang sama.
  6. Apakah deposito bisa diperpanjang otomatis? Bisa. Waktu buka deposito, biasanya ada pilihan ARO (Automatic Roll Over). Kalau kamu aktifkan ini, deposito akan otomatis diperpanjang dengan tenor yang sama saat jatuh tempo. Bunga dari deposito sebelumnya juga akan ikut didepositokan lagi.